BIOGAS SEDERHANA SEBAGAI SOLUSI PENGENDALIAN LIMBAH TERNAK

BAHAN-BAHAN ORGANIK DI DALAM RUANG KEDAP UDARA.KOMPOR GAS
Gas- gas Yg Dihasilkan Oleh Reaktor Biogas :

  1. Methana 55 – 75%
  2. Karbondioksida 25 – 45%
  3. Karbonmonoksida 0 – 0,3%
  4. Nitrongen 1 – 5%
  5. Hidrogen 0 – 3%
  6. Oksigen Sisanya

Sisa produksi biogas tidak hanya dibuang begitu saja tetapi dapat diproses Menjadi pupuk yang kaya akan unsur-unsur yang dibutuhkan oleh tanaman,seperti protein, selulose, lignin, dan lain-lain tidak bisa digantikan oleh pupuk kimia. Pupuk organik dari biogas telah dicobakan pada tanaman jagung, bawang merah dan padi.

Manfaat Secara Umum :

  • Membantu masyarakat mengatasi mahalnya bahan bakar minyak yang setiap hari menjadi kebutuhan pokok dalam setiap rumah tangga
  • Membantu program pemerintah dalam penghapusan bahan bakar minyak mulai (BBM) tahun 2005 .
  • Solusi dari masalah pencemaran lingkungan oleh kotoran ternak di sekitar rumah dan lingkungan masyarakat
  • Solusi mengatasi masalah kesehatan oleh bakteri yang ada dikotoran ternak yang di buang secara sembarangan (parit-parit, selokan, dll)
  • Membantu masyarakat khususnya para peternak kalangan menengah ke bawah untuk memiliki instalasi biogas yang murah dan berkualitas.
  • Membantu pemerintah dalam program penghapusan pupuk kimia (2007), dan membantu mewujudkan masyarakat untuk bisa menciptakan pupuk organik yang murah dan berkualitas.

Apa itu Biogas Sederhana ?
Biogas sederhana adalah Biogas yang instalasinya berasal dari bahan baku yang sederhana (Plastik, Tong, d.l.l).
Biogas sederhana murah, simpel, dan sangat besar manfaatnya dibandingkan harganya.
Bangunannya sederhana dan dapat dipergunakan untuk keperluan keluarga seperti memasak, dan penerangan.

Keuntungan Memiliki Biogas :

  • Hemat bahan bakar minyak khususnya minyak tanah
  • Menghindari penggundulan hutan akibat penebangan kayu untuk bahan bakar penduduk
  • Tempat ternak menjadi bersih
  • Terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh kotoran ternak (diare, gatal – gatal, d.l.l)
  • Murah…

Benarkah Murah (Efisiensi)?

  • Menggunakan Kompor Minyak Tanah (1 Tungku)
    1 Liter = Rp 5.000,-
    1 Liter = Nyala ± 2 jam
    1 Jam = 0,5 L = Rp. 2.500,-
  • Menggunakan Kompor BIOGAS (1 Tungku)
    1 Kg Kotoran ternak = Rp 500,-
    1 Kg kotoran ternak = Nyala ± 24 jam
    1 Jam = 0,041Kg = Rp 20,8
  • Menggunakan Kompor LPG (1 Tungku)
    1 Kg LPG = Rp 4.500,-
    1 Kg LPG = Nyala ± 3 Jam
    1 Jam = 0,33 Kg = Rp 1.500,-
  • Perbandingan Panas yang dihasilkan
    Panas Biogas : Minyak Tanah : LPG = 1,5 : 1: 2
  • Perkiraan umur ekonomis biogas ± 3-7 tahun
  • Biaya Pemasangan (Per Tungku)
    KOMPOR MINYAK TANAH = Rp. 100.000,-
    BIOGAS = Rp. 500.000,-
    KOMPOR LPG 3Kg = Rp. 350.000,-
  • Biaya Perbaikan Murah

sumber : http://www.telecenter-citrakartini.co.cc

Add to Google © Copyright 2010 - 2008 PUSKOWANJATI

This entry was posted on Thursday, 17 September 2009 at 11:45 am and is filed under Uncategorized. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Satu komentar untuk artikel “BIOGAS SEDERHANA SEBAGAI SOLUSI PENGENDALIAN LIMBAH TERNAK”

  1. Finance Information

    Seandainya pemerintah mengadakan pemerataan dan mewajibkan seluruh warga memakai biogas maka niscaya perekonomian di Indonesia dapat diperbaiki. Selain itu dampak positif juga dapat kita rasakan di sekitar lingkungan kita karena biogas ramah lingkungan.

 

Tulis Komentar

[D] Dewan Koperasi Indonesia Dinas Koperasi dan UMKM Pemkab Malang Dinas KUMKM Prov Jatim [I] Institut Tanggung Renteng [K] Kementrian Koperasi dan UKM Kop. Bhakti Asta Makmur Kopwan Kartika Candra Kopwan Setia Bhakti Wanita [S] Situs Publikasi Telecenter Puskowanjati [W] Wikipedia Koperasi