Kopwan Srikandi Buka Telesencer Planet

Hawa sejuk menyelimuti Desa Dayurejo, walau saat itu matahari sudah tinggi. Kondisi demikian memang merupakan hal biasa bagi warga Desa Dayurejo. Sehingga aktivitas warga juga berjalan seperti biasanya. Tapi ada hal yang tidak biasa, di jalan desa itu nampak beberapa rombongan ibu – ibu yang sedang menuju satu tempat.

Ternyata mereka sedang menuju ke rumah mantan Lurah Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen – Pasuruan. Dirumah besar yang nampak asri itu memang terlihat ada kesibukan yang beda dengan hari biasanya. Kesibukan itu ditandai juga dengan suara sound system yang mengalunkan lagu-lagu lawas. Di aula yang bersebelahan dengan rumah mantan Lurah itulah, para ibu berkumpul.

Memang pada 17 Pebruari itu merupakan hari istimewa bagi keluarga besar Kopwan Srikandi – Prigen. Ibu-ibu yang menjadi wakil anggota berkumpul memenuhi aula untuk mengikuti Rapat Anggota Tahunan. Setidaknya saat itu dari 100 yang diundang, hadir 92 anggota wakil dari kelompok.

Tidak hanya anggota, acara tahunan tersebut juga dihadiri kepala sekolah dari sekolah yang ada di Desa Dayurejo. Tak ketinggalan para kepala dusun dan tokoh masyarakat juga hadir pada kesempatan tersebut. Disamping itu juga hadir Ibu Yoos Lutfi (Ketua Puskowanjati), Ibu Kartono (Ketua Kopwan Dian Wanita), Ibu Mamik (Ketua Kopwan Kartika Chandra). Sedang dari Dinas Perindagkop Kabupaten Pasuruan mewakilkan pada Kabag Kelembagaan.

“Sejak bergabung dengan Puskowanjati, Kopwan Srikandi menerapkan sistem tanggung renteng. Kini sudah 4 tahun berjalan, penerapannya mengalami perkembangan cukup baik. Sekitar tahun 2001, jumlah anggota Kopwan Srikandi sekitar 300. kini telah mencapai 500 anggota yang tergabung dalam kelompok tanggung renteng. Dari sisi keorganisasian juga mulai tertata,” ungkap Ibu Yoos Lutfi, Ketua Puskowanjati dalam sambutannya.

Pada kesempatan tersebut, Ibu Yoos juga bertanya pada anggota tentang manfaat menjadi anggota Kopwan Srikandi. “Banyak”, jawab anggota secara serempak. Diantaranya ada yang menyebutkan manfaat mendapatkan pelatihan ketrampilan. Tapi ada juga yang menyebutkan, mudahnya mendapatkan hutang. Pernyataan terakhir itulah yang kemudian memunculkan tawa dan sekaligus membenarkannya.

Sementara untuk memotivasi Kopwan Srikandi, Ketua Puskowanjati ini memaparkan tentang Koperasi di Panandaran. Diceritakannya, koperasi yang beranggotakan istri nelayan tersebut berdiri sejak 1 tahun lalu. Tapi kini anggotanya telah mencapai 500 orang. Para anggota tersebut juga mendapat berbagai pelatihan ketrampilan. Diantaranya juga ada yang berhasil mengembangkannya menjadi sebuah usaha. Dari usaha itu mereka bisa ikut menunjang perekonomian keluarga utamanya saat para suami tidak bisa melaut dan tidak ada penghasilan.

RAT Kopwan Srikandi kali ini memang terasa istimewa. Karena bersamaan dengan acara tersebut juga diselenggarakan sosialisasi Telesenter dan sekaligus peresmiannnya. Telesenter yang ada di Kopwan Srikandi ini diberi nama Planet, singkatan dari Pusat Layanan Internet. Telesenter Planet ini lokasinya bersebelahan dengan kantor Kopwan Srikandi. “Mudah-mudahan unit usaha baru ini bisa membawa manfaat bagi masyarakat sekitarnya,” harap Ibu Umi, Ketua Kopwan Srikandi – Prigen dalam kata sambutannya.

Sementara itu Ibu Yoos Lutfi, Ketua Puskowanjati didalam sambutannya juga meminta dukungan semua elemen masyarakat. “Sudah pasti keberadaan telesenter ini akan bisa bermanfaat bagi anggota dan masyarakat Desa Dayurejo. Tapi keberadaan telesenter ini tidak akan bisa berkembang tanpa ada dukungan masyarkat utamanya semua elemen yang ada, baik dari unsur pemerintahan maupun masyarakat,” ujarnya.

Sementara dalam sesi sosialisasi telesenter, Bp Gazali Hasan, Menejer Proyek Telesenter memaparkan tentang berbagai manfaat telesenter. “Internet itu memang bisa berdampak negatif tapi juga banyak manfaatnya untuk kemajuan masyarakat. Jadi bergantung bagaimana kita menggunakannya. Nach keberadaan telesenter ini akan mengoptimalkan manfaat internet untuk meningkatkan kualitas SDM Desa Dayurejo. Tentu saja semua itu, pada akhirnya untuk meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya saat membuka pemaparan sambil memberikan contoh tentang dampak negatif dari internet serta berbagai manfaatnya.

Acara seremonial yang berisi sambutan dari berbagai pihak dan sosialisasi telesenter itupun diakhiri dengan acara istirahat. Disaat itulah, para undangan diajak menuju ke lokasi telesenter untuk mengikuti peresmian. Begitu pita digunting, merekapun masuk untuk melihat dan mencoba menggunakan fasilitas yang ada di telesenter. Diantaranya ada yang langsung melakukan browsing dan ada juga yang membuka facebook. (gt)

Add to Google © Copyright 2010 - 2008 PUSKOWANJATI

This entry was posted on Monday, 1 March 2010 at 9:58 am and is filed under Berita. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

 

Tulis Komentar

[D] Dewan Koperasi Indonesia Dinas Koperasi dan UMKM Pemkab Malang Dinas KUMKM Prov Jatim [I] Institut Tanggung Renteng [K] Kementrian Koperasi dan UKM Kop. Bhakti Asta Makmur Kopwan Kartika Candra Kopwan Setia Bhakti Wanita [S] Situs Publikasi Telecenter Puskowanjati [W] Wikipedia Koperasi