5 March 2009 oleh admin
- Kategori: Profil - Tags: kelompok, tanggung-renteng
Mendung bergelayut di langit Sidoarjo sore itu, walaupun hujan belum sampai turun. Kendati demikian, kondisi cuaca tidak menyurutkan anggota kelompok 01 untuk menghadiri pertemuan kelompok. Setidaknya hingga pukul empat sore, sudah berukumpul 11 anggota di rumah Ibu Dewi.
Setiap anggota yang baru datang, langsung mengisi daftar hadir dan menyiapkan pembayaran kewajiban untuk diserahkan kepada Ibu Luluk selaku PJ kelompok 01. Selanjutnya merekapun duduk melingkar diatas tikar yang digelar diberanda rumah tersebut. Seperti biasa, merekapun saling bercerita dengan teman yang duduk disebelahnya. Sesekali terdengar pula gelak tawa diantara mereka. baca selanjutnya… »
19 June 2008 oleh gatot
- Kategori: Berita - Tags: kelompok
Kelompok PKK memang merupakan kelompok yang potensial untuk bisa dikembangkan menjadi koperasi. Dana bantuan yang dikucurkan untuk kelompok perempuan inipun juga telah banyak jenisnya. Tapi bukan berarti kelompok-kelompok ini bisa berjalan dan berkembang pesat seperti diharapkan. Karena ternyata ada beberapa kendala yang belum bisa mereka atasi. Sehingga kelompok-kelompok ini cenderung stagnan dan sulit menjadi koperasi yang berkembang pesat.
Hal itulah yang nampaknya melatar belakangi Kopwan dan Kelompok PKK Pra Koperasi se Kabupaten Nganjuk untuk berkunjung ke Puskowanjati pada Juli lalu. Rombongan tersebut terdiri dari 30 orang dan diantaranya terdapat pengurus Kopwan Wanita Mandiri Nganjuk yaitu Ibu Royo dan Ibu….. Tentu saja kedua ibu ini merasa berkunjung kerumah sendiri. baca selanjutnya… »
10 June 2008 oleh gatot
- Kategori: Berita - Tags: kelompok, koperasi
Menjelang puasa atau lebaran, lokasi pemakaman yang biasanya sepi berubah ramai. Seperti halnya di Pemakaman Islam Tembok – Surabaya atau yang lebih dikenal dengan “Kuburan Tembok”. Peziarah yang datangpun tidak hanya dari Surabaya. Mereka ini datang untuk berziarah ke makam kerabatnya. Moment seperti inilah yang selalu dinanti oleh para perawat makam yang diantaranya terdapat anggota Kopwan Waspada.
Menurut Pak Asmin, Ketua Keamanan Makam Tembok, area pemakaman yang luasnya sekitar 15 ha ini dibawah pengelolaan PUSURA. Sedang untuk keamanan dan kebersihan makam ditangani oleh 5 petugas yang ditunjuk PUSURA. Namun disamping itu juga ada sekitar 100 orang yang mengais rejeki dipemakaman ini sebagai perawat makam pribadi.. baca selanjutnya… »
6 June 2008 oleh gatot
- Kategori: Berita, Kegiatan - Tags: kelompok, koperasi, tanggung-renteng
Dalam koperasi yang berbasis system tanggung renteng, kelompok merupakan pangkal dari pengelolaan koperasi. Bila kelompok telah menerapkan system tanggung renteng dengan benar, maka asset koperasi akan aman. Selain itu, dukungan anggota pada koperasinya juga akan kuat. Sehingga bisa dikatakan, bila kelompoknya baik maka perkembangan koperasi akan sehat dan pesat.
Menyadari hal tersebut, Kopwan Kencono Wungu mengadakan pelatihan untuk anggotanya yang terhimpun dalam kelompok – kelompok pada akhir Mei lalu. Pelatihan yang diadakan 2 hari itu menyajikan materi perkoperasian, system tanggung renteng dan keuangan dasar. Materi keuangan dasar ini diberikan karena anggota yang ikut pelatihan diutamakan anggota yang berposisi sebagai bendahara kelompok. baca selanjutnya… »
19 May 2008 oleh gatot
- Kategori: Berita - Tags: kelompok, koperasi, tanggung-renteng
Koperasi memang telah banyak tumbuh dan ditumbuhkan. Kelompok masyarakat ditingkat RT, RW diupayakan untuk bisa berkembang menjadi koperasi. Bahkan untuk itu, danapun dikucurkan. Sebagian dari kelompok itu memang ada yang bisa tumbuh dan berkembang menjadi koperasi. Tapi sebagian besar justru stagnan bahkan tenggelam bersama dana yang telah dikucurkan.
Diantara yang masih eksis dan berkembang tersebut adalah Koperasi RW II Kelurahan Bumiayu Kec. Kedung Kandang kota Malang. Bahkan koperasi ini berkembang setelah menerapkan system tanggung renteng. Namun jangan salah terka… Karena anggota koperasi ini bukan hanya perempuan. Bahkan bisa dikatakan lebih didominasi kaum lelaki. Pengurusnya ada 3 dan semuanya lelaki. Hal ini sekaligus mematahkan anggapan bahwa system tanggung renteng hanya cocok untuk kaum perempuan. baca selanjutnya… »